Raihlah Kesucian Hati


Dalam sebuah hadits, Raslullah Saw bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak memandang jasad kalian dan tidak pula wajah kalian tetapi Dia memandang kepada hati kalian (H.R.Muslim).

Hati adalah hakikat manusia, selain itu, hati merupakan tempat jatuhnya pandangan Allah kepada manusia. Tentunya dia akan tidak senang bahkan murka saat memandang hatinya penuh dengan dosa dan dendam. Secara umum, manusia merasakan kebahagiaan saat memandang raut muka seorang bayi.

Hal itu terjadi karena seorang bayi tidak memiliki dosa dan dendam, begitu halnya jika Allah memandang hati manusia terlepas dari dosa dan dendam, maka Dia senang memandangnya, bahkan Dia akan memberikan berbagai anugerah-Nya ke dalam hati.

Dalam Al-Qur'an, Allah Swt berfirman, "Dan bersegeralah kamu sekalian kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) bak di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahmya dan memaafkan (kesalahan) orang. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan". (QS. 3 : 133-134). 

"Maka disebabkan rahmat dan Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu". (Q.S : 3:159). 

Dari kedua ayat itu, kita bisa memahami bahwa tindakan menafkahkan harta, menahan amarah, memaafkan kesalahan, memohonkan ampunan atas kesalah orang lain adalah tindakan orang terpuji, bahkan Allah Swt sendiri memerintahkan semua itu kepada Nabi Muhammad.

Ketika seseorang meminta kita untuk memaafkan dan mengampuni, maka kita seharusnya memaafkan dan mengampuninya. Janganlah kita tetap bersikukuh untuk tidak memaafkan dan mengampuninya karena jika kita berbuat demikian itu maka hati itu masih penuh dengan dendam. Jadi, jika orang diminta untuk memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain dan ia tidak mau melakukannya, maka celakalah dirinya itu sebab hatinya penuh dengan dendam. Padahal Allah tidak senang memandang hati penuh dengan dendam. Bahkan Dia murka pada hati itu sebab tidak memaafkan dan mengampuni orang lain. Jika kita membandingkan antara kesalahan manusia kepada Allah dan kesalahannya kepada manusia lain, maka kesalahannya kepada Allah tentu lebih besar daripada kesalahannya kepada manusia lain. Meski begitu Dia tetap mau memaafkan dan mengampuni kesalahan manusia. Di sini kita tahu bahwa sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain.

Jika kita merujuk pada penjelasan Al Ghazali, maka konsekuensi tindakan mengampuni atas kesalahan orang lain adalah menutupi kesalahan itu dan tidak menceritakannya kepada siapapun. Maksudnya, jika kita mengampuni suatu kesalahan tapi kita masih saja menceritakannya, maka sesungguhnya kita belum mengampuninya secara sejati, bahkan bisa jadi kita akan terjebak pada kesalahan sebab menceritakan kesalahan seseorang. Jika kita mengampuni kesalahan orang lain, maka kita tidak perlu menceritakan kesalahan itu di hadapan orang lain, dengan begitu orang yang meminta ampunan dari kita akan merasakan kebaikan luar biasa.

Sedangkan konsekuensi dari tindakan memaafkan atas kesalahan orang lain adalah menghapus dendam itu dari hati. Jika kita telah memaafkan kesalahan orang lain tapi hati kita tetap penuh dengan dendam, maka sesungguhnya kita belum benar-benar memaafkan kesalahan itu. Jika manusia tidak bisa memaafkan kepada manusia lain, maka bisa dipastikan hubungan silaturahmi itu akan putus sebab dendam, dengan memaafkan dan mengampuni, kita membuka kembali hati untuk menerima kehadiran orang lain sebagai saudara dalam menjalani hidup di dunia ini.

Jika Allah Swt mau memaafkan dan mengampuni kesalahan manusia, mengapa kita tidak mau memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain? Kiranya kita tidak memiliki alasan untuk tidak memaafkan dan mengampuni. Seperti halnya Nabi Muhammad Saww, kaum Shalih mudah memaafkan dan mengampuni kesalahan orang lain.

Meski begitu, kita perlu memahami motivasi di balik kedua tindakan itu sehingga kita mudah melakukannya.

Motivasi pertama, manusia harus memahami kebaikan Allah Swt kepadanya, motivasi ini memberikan pengetahuan bahwa dirinya banyak berbuat kesalahan kepada Allah dan Dia pun mau memaafkan dan mengampuninya.

Motivasi kedua, manusia harus memahami dirinya dengan jujur bahwa dirinya juga pernah menyakiti hati orang lain tanpa sepengetahuannya. Motivasi ini memberikan pengetahuan bahwa manusia juga membutuhkan maaf dan ampunan dari orang lain.

Dua motivasi itu diharapkan bisa memudahkan kita untuk melakukan tindakan memaafkan dan mengampuni dalam rangka membebaskan hati kita dari dendam.

A`mal Sareng 'Amal

A`mal nyaeta kecap jama` taktsir tina kecap mufrod `Amal hartosna padamelan.

Ari pirang-pirang padamelan (A`mal) eta aya tilu bagean : 
1. A`malul Jawarih nyaeta pirang-pirang padamelan anggahota badan (lahir), sapertos ngangkat panangan nalika takbirotul ihrom, i`tidal, ruku`, sujud, ngucap lafad-lafad anu tangtu dijero ibadah sholat, maos dzikir lisan, orat sareng sanes-sanesna. Padamelan `amal disebat Khidmatul Jawarih, anapon jalmi anu midamel `ibadah anu mung mentingkeun kana padamelan-padamelan anggahota badan (lahir) disebat Ahlul Khidmah Bil Jawarih atanapi Ahluzh Zhahir alias Ahli Syareat.

2. A`malul Qulub nyaeta pirang-pirang padamelan hate (batin) nyatana ngajalankeun `ibadah kalawan sapinuh manah, atanapi tos nengetan (merhatikeun) kaayaan batin, sapertos niat, khusyu` dijero solat, rasa ihsan dijero `ibadah, maos dzikir manah, atanapi tafakkur kalawan manah, ngagungkeun sareng ngarasa syuhud (nyaksikeun wujud sareng padamelan Allah SWT). Jalmi anu tos ngajalankeun pirang-pirang padamelan hate (A`malul Qulub) disebat Ahlul Mahabbah wal Ma`rifah atanapi Ahlul Batin

3. A`malul Asrar nyaeta pirang-pirang padamelan rusiah batin (batinul batin), sapertos dzikir ruh, dzikir sir,  dzikir sirul asar,  dzikir khofi, sareng dzikir akhfa.

Anapon ditingal dina sisi sae sareng awon, `amal kabagi kana dua bagean:”.
a. `Amal sholih, nyaeta padamelan sae. Amal sholih oge ngandung hartos saban perkara anu ngajak sareng ngabantun dina ketaatan ka Allah Swt. atanapi saban padamelan anu ngajajapkeun kana kataatan ka Allah Swt. naha padamelan lahir, batin atanapi batinul batin. Dina hartos umum, `amal sholih nyaeta sadaya padamelan, lahir, batin atanapi batinul batin anu ngabalukarkeun kana perkara anu positip atanapi mere mangpaat. Tujuanna nyaeta pikeun kasalametan di dunya sareng di akherat.

b. `Amal Tholih, nyaeta padamelan jahat. Smal tholih oge ngandung hartos saban perkara anu ngajak sareng mawa dina kadorakan ka Allah Swt. atanapi saban padamelan anu nganteurkeun kana kadorakaan ka Allah Swt. naha padamelan lahir, batin atanapi batinul batin. Dina hartos umum, `amal tholih nyaeta sadaya padamelan,lahir, batin atanapi batinul batin anu ngabalukarkeun kana perkara anu negatif atanapi henteu mere mangpaat. Tujuanna nyaeta pikeun kacilakaan di dunya sareng di akherat tsumma na`udzubillah.

Du'a Sesudah Wirid Lazimah Shobah, Masaa, Wazhifah, dan Haylallah Jum'at


DU`A SESUDAH WIRID LAZIMAH SHOBAH, MASAA, WAZHIFAH, DAN HAYLALLAH JUM`AT
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سورة غافر آية 60 :
وَقَالَ رَبُّكُمُ اُدْعُوْنِيْ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ( 60 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ مُخْلِصًالَّكَ مِنْ قَلْبِيْ بِمَا أَلْهَمْتَنِيْ إِلَيْهِ بِسَابِقٍ فَضْلِكَ وَمِنَّتِكَ ذَاكِرًا لَّكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
لَا إلَهَ إلاَّ اَنْتَ وَاَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اَعْطِنِي رِضَاكَ وَ مَحَـبَّـتَكَ
الدّعاء:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَزَمَانٍ وَمَكَانٍ وَنِعْمَةٍ وَسُبْحَانَكَ رَبِّ ْالعَلِيِّ ْالوَهَّابِ، لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ اَللَّهُمَّ صَلِّّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَصْحَابِهِ كُلَّمَا ذَكَرَكَ وَذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وَسَهَى وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ وَذِكْرِهِ ْالغَافِلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتَنَا مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ
اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْاَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِى يُبَلِّغُنَا حُبَّكَ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ يَرَاكَ فِى الدُّنْيَا بِعَيْنِيْ قَلْبِهِ وَفِى اْلآخِرَةِ بِعَيْنِيْ رَأْسِهِ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ تُصِيْبُهُ شَفَاعَةُ النَِّبىِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمُ
اَللَّهُمَّ إِلْقَ وَ تَلَاقَ بَيْنِيْ وَبَيْنَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى الدُّنْيَا إِلَى اْلآخِرَةِ مَنَامًا وَيَقَظَةً وَمُشَافَحَةً وَلاَحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
اَللَّهُمَّ اَحْيِنَا بِحَيَاةِ ْالعُلَمَاءِ وَاَمِتْنَا بِمَوْتِ الشُّهَداَءِ وَاحْشُرْنَا يَوْمَ ْالقِيَامَةِ فِى زُمْرَةِ ْالاَوْلِيَاءِ وَاَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ مَعَ ْالاَنْبِيَاءِ عَلَيْهِمُ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ
اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْاَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ ْالهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ ْاليَقِيْنِ وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجَدَّ اَهْلِ اْلخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَبُعْدَ اَهْلِ ْالوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ ْالعِلْمِ حَتَّى نَخَافَكَ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي ْالآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ مِنْ خَيْرِمَاسَاَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ سَيِّّدُنَا مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمُ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّمَااسْتَـعَاذَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ سَيِّّدُنَا مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمُ وَاَنْتَ ْالمُسْتَـعَانُ وَعَلَيْكَ ْالبَلاَغُ وَلاَحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ يَارَبَّنَا إِسْتَجِبْ دُعَائَنَا وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا محَُمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ وآخِرُ دَعْوَانَا اَنِ اْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ ْالعَالَـمِيْنَ بِبَرَكَاتِ ْالاُمِّ ْالقُرْآنِ ْالفَاتِحَةِ.................
سـورة الفاتحة مكية وأياتها سبع :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 1 ) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 2 ) الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 3 ) مَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ( 4 ) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ( 5 ) إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ ( 6 ) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ ( 7 ) 
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ النَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )


BACAAN LAZIMAH SHOBAH DAN MASA SESUDAH NIAT
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الفاتحة مكية وأياتها سبع :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 1 ) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 2 ) الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 3 ) مَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ( 4 ) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ( 5 ) إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ ( 6 ) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ ( 7 ) 
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ النَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة المزّمل مدنية آية 20 :
وَمَا تُقَدِّمُوْا لِأَنفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ( 20 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
أَسْتَغْفِرُاللهَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ 100×
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ وَلِرَسُوْلِكَ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ النَّبِيِّيْنَ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَ عَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ 100 ×
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة البقرة مدنية آية 152 :
فَاذْكُرُوْنِيْ أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِيْ وَلاَ تَكْفُرُوْنِ ( 152 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ مُخْلِصًالَّكَ مِنْ قَلْبِيْ بِمَا أَلْهَمْتَنِيْ إِلَيْهِ بِسَابِقٍ فَضْلِكَ وَمِنَّتِكَ ذَاكِرًا لَّكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
لَا إلَهَ إلاَّ اَنْتَ وَاَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اَعْطِنِي مَغْفِرَتَكَ وَرَحْمَتَكَ 
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَطْلُوْبَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَعْبُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَقْصُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَوْجُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَشْهُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ 100×
سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ عَلَيْهِ سَلاَمُ اللهِ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )



BACAAN WIRID WAZHIFAH SESUDAH NIAT
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الفاتحة مكية وأياتها سبع :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 1 ) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 2 ) الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 3 ) مَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ( 4 ) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ( 5 ) إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ ( 6 ) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ ( 7 ) 
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ النَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة المزّمل مدنية آية 20 :
وَمَا تُقَدِّمُوْا لِأَنفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ( 20 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
أَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إلَهَ إلاَّ هُوَ الْحَيُّ القيُّوْمُ 30×
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ وَلِرَسُوْلِكَ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ النَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 
50 ×
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة البقرة مدنية آية 152 :
فَاذْكُرُوْنِيْ أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِيْ وَلاَ تَكْفُرُوْنِ ( 152 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ مُخْلِصًالَّكَ مِنْ قَلْبِيْ بِمَا أَلْهَمْتَنِيْ إِلَيْهِ بِسَابِقٍ فَضْلِكَ وَمِنَّتِكَ ذَاكِرًا لَّكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
لَا إلَهَ إلاَّ اَنْتَ وَاَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اَعْطِنِي مَغْفِرَتَكَ وَرَحْمَتَكَ 
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَطْلُوْبَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَعْبُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَقْصُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَوْجُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَشْهُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ 100×
سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ عَلَيْهِ سَلاَمُ اللهِ
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ وَلِرَسُوْلِكَ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ
الصّلاَةُ جَوْهَرَةُ اْلكَمَالِ :
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ عَلَى عَيْنِ الرَّحْمَةِ الرَّبَانِيَّةِ وَاْليَاقُوْتَةِ ْالمُتَحَقِّقَةِ ْالحَائِطَةِ بِمَرْكَزِ ْالفُهُوْمِ وَاْلمَعَانِيْ وَنُوْرِ ْالاَكْوَانِ اْلمُتَكَوِّنَةِ ْاللآدَمِيَّ صَاحِبِ ْالحَقِّ الرَّبَّانِيِّ اْلبَرْقِ ْالاَسْطَعَ بِمُزُوْنِ اْلاَرْيَاحِ ْالمَالِئَةِ لِكُلِّ مُتَـعَرِّضٍ مِنَ ْالبُحُوْرِ وَاْلاَوَانِيْ وَنُوْرِكَ اللاَّمِعُ الَّذِيْ مَلَأْتَ بِهِ كَوْنَكَ ْالحَائِطِ بِاَمْكِنَةِ ْالمَكَانِيِّ اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ عَلَى عَيْنِ ْالحَقِّ الَّتِىْ تَتَجَلَّى مِنْهَا عُرُوْشُ اْلحَقَائِقِ عَيْنِ ْالمَعَارِفِ ْالاَقْوَمِ صِرَاطِكَ التَّامِ ْالاَسْقَمْ اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ عَلَى طَلْعَةِ ْالحَقِّ بِاْلحَقِّ ْالكَنْـزِاْلاَعْظَمِ اِفَاضَتِكَ مِنْكَ اِلَيْكَ اِحَاطَةِ النُّوْرِ ْالمُطَلْسَمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ صَلاَةً تُعَرِّفُنَا بِهَا اِيَّاهُ 12 ×
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )


BACAAN WIRID HAYLALAH JUM`AT SESUDAH BACA NIAT (DALAM HATI)
أَللَّهُمَّ إِنِّىْ نَوَيْتُ بِتِلَاوَةِ هَذَا الذِّكْرِ تَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًالَّكَ وَابْتِـغَآءَ مَرْضَاتِكَ وَقَصْدًا لِوَجْهِكَ اْلكَرِيْمِ مُخْلِصًا لَّكَ مِنْ أَجْلِكَ وَأَقُوْلُ بِإِمْدَادِكَ وَعَوْنِكَ وَحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ وَبِمَا وَهَبْتَنِىْ مِنْ إِنْعَامِكَ وَتَوْفِيْقِكَ مُسْتَعِيْنًا بِكَ
اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة الفاتحة مكية وأياتها سبع :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 1 ) اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 2 ) الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ ( 3 ) مَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ ( 4 ) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ( 5 ) إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيْمَ ( 6 ) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ ( 7 ) 
أَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إلَهَ إلاَّ هُوَ الْحَيُّ القيُّوْمُ 3×
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ النَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 3×
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
سـورة البقرة مدنية آية 152 :
فَاذْكُرُوْنِيْ أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِيْ وَلاَ تَكْفُرُوْنِ ( 152 )
لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ مُخْلِصًالَّكَ مِنْ قَلْبِيْ بِمَا أَلْهَمْتَنِيْ إِلَيْهِ بِسَابِقٍ فَضْلِكَ وَمِنَّتِكَ ذَاكِرًا لَّكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ
لَا إلَهَ إلاَّ اَنْتَ وَاَنْتَ مَقْصُوْدِيْ وَرِضَاكَ مَطْلُوْبِيْ اَعْطِنِي مَغْفِرَتَكَ وَرَحْمَتَكَ 
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَطْلُوْبَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَعْبُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَقْصُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَوْجُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ لَامَشْهُوْدَ إلاَّ اللهُ
لَا إلَهَ إلاَّ اللهُ 1200× / 2000×
سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ عَلَيْهِ سَلاَمُ اللهِ
سـورة الأحزاب 56 :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ( 56 )
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ سَلَّمَ تَسْلِيْمًا
سـورة الصافات 180 - 182 :
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ( 180 ) وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ ( 181 ) وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ( 182 )

Niat-Niat Wirid Sesudah Sholat Fardlu dan Sunnat


NIAT WIRID LAZIMAH MASA (WIRID BA`DA SHALAT ASHAR)


نَوَيْتُ بِتِلَاوَةِ وِرْدِ اللاَّزِمَةَ الْمَسَاءِ لِلتَّقَرِّبِ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ فِى هَذَا اْليَوْمِ فَرْضَ لِلَّهِ تَعَالَى اْلفَاتِحَةْ.....
Sengaja Saya berniat membaca wirid lazimah masaa untuk mendekatkan diri kepada Allah pada hari ini fardu karena Allah Ta`alaa …Al-Fatihah.


NIAT WIRID WAZHIFAH (DIBACA TENGAH MALAM, BAIKNYA SESUDAH SHALAT TAHAJUD)

نَوَيْتُ بِتِلَاوَةِ وِرْدِ وَظِيْفَةَ لِلتَّقَرِّبِ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ فِى هَذَا اْللَّيْلِ فَرْضَ لِلَّهِ تَعَالَى اْلفَاتِحَةْ.....
Sengaja Saya berniat membaca wirid Wazhifah untuk mendekatkan diri kepada Allah pada malam ini fardu karena Allah Ta`alaa …Al-Fatihah.


NIAT WIRID HAYLALAH JUM`AT (BA`DA SHUBUH DAN ASHAR PADA HARI JUM`AT)

نَوَيْتُ بِتِلَاوَةِ وِرْدِ اْلهَيْلَلَةَ الْجُمُعَةَ لِلتَّقَرِّبِ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ فِى هَذَا اْليَوْمِ فَرْضَ لِلَّهِ تَعَالَى اْلفَاتِحَةْ.....
Sengaja Saya berniat membaca wirid Haylalah jum`ah untuk mendekatkan diri kepada Allah pada hari ini fardu karena Allah Ta`alaa …Al-Fatihah.


NIAT WIRID LAZIMAH SHOBAH (BA`DA SHALAT SHUBUH)

نَوَيْتُ بِتِلَاوَةِ وِرْدِ اللاَّزِمَةَ الصَّبَاحِ لِلتَّقَرِّبِ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ فِى هَذَا اْليَوْمِ فَرْضَ لِلَّهِ تَعَالَى اْلفَاتِحَةْ.....
Sengaja Saya berniat membaca wirid lazimah shobah untuk mendekatkan diri kepada Allah pada hari ini fardu karena Allah Ta`alaa …Al-Fatihah.

Mujahadah



ياحبيبى اطبق جفنيك وانظرماذا ترى فان قلت لاأرى شيئا فهو خطا منك بل تبصر ولكن ظلام الوجود لفرط قربه من بصيرتك لاتجده فان احببت أن تجده وتبصره قدامك مع انك مطبق جفنيك فانقص من وجودك شيئا أو ابعد من وجودك شيئا وطريق تنقيصه والابعاد منه قليلا المجاهدة ومعنى المجاهدة بذل الجهد فى دفع الاغيار أو قتل الاغيار والاغيار الوجود والنفس والشيطان وبذل الجهد مضبوط بطرق
Sahabatku yang tercinta, tutuplah kedua mata anda dan lihatlah apa yang tampak olehmu, jika anda katakan : aku tidak melihat sesuatu apapun, anda keliru, bahkan sebenarnya anda melihat.

Namun kegelapan wujud ini muncul disebabkan kedekatannya dengan kedua mata, sehingga anda tidak menemukan apa-apa. Jika anda ingin menemukan dan melihatnya pada arah depan, sementara anda menutup kedua mata anda, maka anda akan mengurangi wujud anda pada sesuatu atau anda menjauhkan sesuatu dari wujud anda.

Jalan mengurangi dan menjauhkan dari sesuatu itu sedikit demi sedikit, merupakan upaya “mujahadah”. Makna mujahadah itu sendiri adalah mencurahkan keseriusan dalam melawan atau membunuh segala bujukan. Bujukan yang bersumber dari wujud, nafsu, dan setan.

Pencurahan perjuangan itu juga melalui berbagai cara :

الاوّل : تقليل الغذاء بالتدريج فان مدد الوجود والنفس والشيطان من الغذاء ، فإذاقل الغذاء قل ساطانه
Pertama, sedikit demi sedikit mengurangi makan. Sebab makan merupakan tangan panjang dari wujud, nafsu dan setan. Apabila makan berkurang, berkurang pula penguasaannya.

والثاني : ترك الاختيار وافنائه فى اختيار شيخ مامون ليختار له ما يصلحه فإنه مثل الطفل والصبي الذى لم يبلغ مبلغ الرجال أو السفيه المبذر وكل هؤلاء لابدلهم من وصي أو ولي أو قاض أو سلطان يتولى أمرهم
Kedua, meninggalkan dan menghancurkan ikhtiar dengan menyerahkan kepada ikhtiar Syekh (Guru Rohani / Mursyid / Muqoddam) yang terjaga, asy-syekh memilihkan yang terbaik bagi anda.

Posisi anda disini seperti seorang bayi atau bocah yang belum baligh, atau seperti seorang yang bodoh, yang secara keseluruhan memerlukan orang tua, wali, hakim, atau pemimpin yang membimbing mereka.

والثالث : من الطرق طريقة الجنيد قدّس الله روحه وهو ثمان شرائط  :
Ketiga, mengikuti cara thariqoh (jalan) imam junaid ra. – semoga Allah mensucikan ruhnya – yang terdiri dari delapan syarat :

دوام الوضوء ودوام الصوم ودوام السكوت ودوام الخلوة ودوامالذكر وهو قول لاإله إلا الله ودوام ربط القلب بالشيخ واستفادة علمالواقعات منه بفناء تصرفه فى تصرف الشيخ ودوام نفي الخواطرودوام نركالاعتراض على الله تعالى فى كلما يرد منه عليه ضرا كان أو نفعا وتركالسؤال عنه من جنة أو تعود من نار

  1. Melanggengkan wudhu.
  2. Melanggengkan puasa.
  3. Melanggengkan diam.
  4. Melanggengkan khalwat.
  5. Melanggengkan dzikir, yakni ucapan “laa illaha illallah”.
  6. Melanggengkan hubungan batin dengan syekh, disamping mengambil faedah ilmu yang terjadi dari syekh dengan kefanaan salik didalam upaya syekh.
  7. Meninggalkan segala bisikan kekhawatiran.
  8. Meninggalkan sikap menentang Allah SWT. Baik dalam keadaan membahayakan ataupun dalam keadaan yang memberikan manfaat, di samping meninggalkan permintaan surga kepada-Nya dan perlindungan dari neraka.
والفرق بين الوجود والنفس والشيطان فى مقام المشاهدة أن الوجود شديد الظلمة فى الاول فإذا صفا قليلا تشكل قدامك بشكل الغيم الأسود فإذا كان عرش الشيطان كان احمر فاذا صلح وفني الحظوظ منه وبقي الحقوق صفا وابيض مثل المزن والنفس اذا بدت فلونها لون السماء وهي الزرقة ولها نبعان كنبعان الماء من أصل الينبوع فإذا كانت عرش الشيطان فكانها عين من ظلمة ونار ويكون نباعها اقلفان الشيطان لاخير فيه وفيضان النفس على الوجود وتربيته منها فان صفت وزكت افاضت عليه الخير ونبت منه فان افاضت عليه الشر فكذلك ينبت منه الشر والشيطان نار غير صافية ممتزجة بظلمات الكفر في هيئة عظيمة وقد يتشكل قدامك كانه زنجي طويل ذو هيبة يسعى كانه يطلب الدخول فيك فإذا طلبت منه الانفكاك فقل فى قلبك 

Perbedaan antara wujud, nafsu, dan setan adalah maqam musyahadah, antara lain : bahwa wujud itu pada mulanya sangat gelap. Apabila menjadi jernih sedikit demi sedikit sehingga terbentuk awan hitam di hadapan anda, maka ketika itu singgasana setan berwarna merah. Apabila bagian –bagian dari setan musnah dan yang masih ada adalah hak-hak, maka warna itu menjadi bening dan putih seperti kabut. Sedangkan nafsu itu jika tampak, maka warnanya adalah warna langit, yaitu warna biru, yang memiliki beberapa sumber seperti sumber air yang keluar dari sumber mata air.

Singgasana setan yang muncul seperti perwujudan dari kegelapan dan api. Perwujudan ini sumbernya lebih sedikit, karena setan tidak layak berada di dalamnya. Sedangkan luapan nafsu dan pengolahan wujud itu juga dari nafsu. Maka apabila nafsu telah bersih dan jernih, ia akan mengaliri kebajikan pada wujud dan hal-hal yang tumbuh dari kebajikan itu. Sebaliknya jika dilimpahi kejahatan akan tumbuh pula kejahatan dari padanya.

Setan merupakan api yang tidak pernah bersih, karena bercampur dengan kegelapan-kegelapan kufur dalam bentuknya yang begitu besar.

Gambaran tersebut membentuk di hadapan anda seperti sosok hitam yang panjang dan menakutkan, berjalan seakan-akan memasuki diri anda. Jika diri anda ingin melepaskannya, maka ucapkanlah do`a di dalam hati anda :

يَاغِيَاثَ اْلمُسْتَغِيْثِيْنَ أَغِثْنَا
“Wahai Dzat yang Maha Penolong bagi orang-orang yang memohon pertolongan, tolonglah kami.”

Selawat Fatih


الصّلاَةُ ْالفاتحِ
اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَاْلخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ اْلحَقِّ بِالْحَقِّ وَاْلهَادِي إِلَى صِرَاتِكَ اْلمُسْتَقِيْمِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ ْالعَظِيْمِ 
Ya Alloh, limpahkanlah rahmat ta`dzim, salam sejahtera, dan keberkahan atas baginda kami Nabi Muhammad Saww. Pembuka sesuatu yang terkunci dan Penutup sesuatu yang terdahulu, dan Penolong Kebenaran dengan kebenaran, dan Penunjuk ke jalanMu yang lurus, Mudah-mudahan Alloh memberi rahmat kepadanya Saww. Dan salam sejahtera Alloh, dan kepada keluarganya danpara sahabatnya, dengan haq kedudukannya serta kadarnya yang terbesar.

Selawat ini disusun oleh al-'Arif al-Kabir Sayyid Muhammad Syamsuddin ibn Abil Hasan al Bakri. Dianjurkan baca Shalawat al-Fatih 7x pada pagi hari dan 7x pada sore hari menjelang malam, dan ditambah zikir Hasbunallah wa ni'mal Wakiil 100x setiap hari. Insya Allah semua beban akan menjadi ringan, dan yang sempit menjadi lapang, yang sulit akan menjadi mudah, dan masalah kita akan selesai, insya Allah.

Boleh dibaca oleh semua orang, namun dengan pengijazahan adalah lebih barakah.

Selawat Khotim



اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ النَّبِيِّيْنَ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ
كُنْ صَلاَتِـيْ يَارَبِّي بِاَجْرِاََلْفِ اَلْفِ اَلْفِ صَلَوَاتٍ عَلَى النَّبِيِّكَ وَبِاَجْرِاَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ حَسَنَةٍ وَ بِاَلْفِ اَلْفِ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّابِاللهِ
Ya Allah limpahkanlah rahmat ta`zhim, salam dan barokah atas baginda kami Qiblatuna Muhammad Saww. Penutup para Nabi dan para Rosul dan limpahkanlah pula rahmat ta`zhim, salam dan barokah atas keluarga-Nya, para Sahabat-Nya dan seluruhnya.

Dan jadikanlah shalawat kami ini Ya Allah, dengan pahala beribu-ribu shalawat atas Nabi-Mu Saww. beribu-ribu pahala kebaikan dan beribu-ribu tiada daya upaya dan tiada kekuatan untuk mengabdi kepada Engkau kecuali dengan pertolongan Engkau.

تركيب للفقير إلى رحمة الربّ الغفّار : محمّد أبى سفيان بن حسن الدين السندى الجاوى الشافعى
Sholawat karangan  Al Faqir Muhammad Aby Sufyan yang mengharap Rahmat Allah Swt.

Shalawat Syafa`ah Uzma dan Syafa`ah mimmurtadhol Akhyar (Syafa`atain)


لَبَيْكَ أَللَّهُمَّ رَبِّي وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَهَا أَنَاذَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ قَـآئِمٌ لَّكَ بَيْنَ يَدَيْكَ أَقُوْلُ مُسْتَعِيْنًا بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ إِمْتِثَالًا لِأَمْرِكَ وَتَعْظِيْمًا وَإِجْلَالًا لَكَ وَلِرَسُوْلِكَ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Saya datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah wahai Rabb kami, kebahagiaan Engkau dan yang terbaik semuanya dalam kekuasaan Engkau. dan saya hanyalah Hamba Engkau yang lemah, hamba Engkau yang hina dan sangat hina yang berdiri karena Engkau diantara kekuasaan Engkau. kami meminta pertolongan dengan kekuasaan Engkau dan kekuatan Engkau dengan mematuhi perintah Engkau karena perintah Engkau, dengan pengagungan dan Kemulian bagi Engkau dan Rosul Engkau Saww.


اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا أَمَرْتَنَا بِالصَّلَوةِ عَلَيْهِ وَصَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا أَمَرْتَنَا اَنْ نُصَلِّيَّ عَلَيْهِ وَصَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا يُحِبُّ اَنْ يُصَلِّيَّ عَلَيْهِ وَصَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى صَاحِبِ الشَّفَاعَةِ اْلعُظْمَى مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِاللهِ الشَّفِيْعِ الْمُشَّفَعِ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ اْلاَعْمَى وَصَلِّّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى خِيَرَتِكَ مِنْ خَلْقِكَ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَْالمَلاَئِكَةِ ْالمُقَرَّبِيْنَ وَالصَّحَابَةِالطَّاهِرِيْنَ وَالشُّهَدَاءِالصَّالِحِيْنَ وَ ْالعُلَمَاءِ ْالعَامِلِيْنَ وَ ْالاَوْلِيَاءِ الله ِالْمُحَقِّقِيْنَ وَحَسُنَ اُوْلَـئِكَ شَفِيْعًا
Ya Allah Limpahkanlah Rahmat Ta`zhim, Salam dan Barokah atas baginda kami Qiblatuna Muhammad Saww. Sebagaimana Engkau telah memerintahkan kami untuk membaca Sholawat atas Beliau Saww. Limpahkanlah Rahmat Ta`zhim, Salam dan Barokah atas baginda kami Qiblatuna Muhammad Saww. Sebagaimana Engkau telah memerintahkan kami untuk bersholawat atas Beliau Saww. Limpahkanlah rahmat ta`zhim, Salam dan barokah atas baginda kami Qiblatuna Muhammad Saww. Sebagaimana Beliau Saww. Senang bila dibacakan sholawat atas diri Beliau Saww. limpahkanlah rahmat ta`zhim, salam dan barokah atas Nabi yang memiliki Syafa`ah yang sangat Agung yakni (yang bernama) Muhammad putra Abdullah Saww. Yang memberi Syafa`ah dan diterima Syafa`ah-Nya dihari qiamah yang gelap gulita. dan limpahkanlah rahmat ta`zhim, Salam dan Barokah atas orang yang menjadi pilihan Engkau di antara makhluk Engkau dari golongan para Nabi dan para Rosul, para Malaikat yang selamanya dekat dengan Allah, Para Sahabat Beliau Saww. yang bersih dari kotoran hawa nafsu, para Syuhada yang sholih, para Ulama yang mengamalkan ilmunya serta para Wali Allah yang haq, karena merekalah rombongan yang memiliki Syafa`ah.


اَللَّهُمَّ احْشُرْنَا فِي زُمْرَتِهِ وَسْتَعْمِلْنَا بِسُنَّتِهِ وَتَوَفَّنَا عَلَى مِلَّتِهِ وَعَرِفّـْـنَا وَجْهَهُ وَاجْعَلْنَا فِي زُمْرَتِهِ وَحِزْبِهِ اَللَّهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ كَمَا آمَنَّابِهِ وَلَانَرَهُ وَلَاتُفَرِّقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ حَتَّى تُدْخِلَنَا مَدْخَلَهُ وَتُوْرِدَنَا حَوْضَهُ وَتَجْعَلَنَا مِنْ رُفَقَائِهِ مَعَ اْلمُنْعَمِ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَاْلمُرْسَلِيْنَ وَْالمَلاَئِكَةِ ْالمُقَرَّبِيْنَ وَالصَّحَابَةِالطَّاهِرِيْنَ وَالشُّهَدَاءِالصَّالِحِيْنَ وَ ْالعُلَمَاءِ ْالعَامِلِيْنَ وَ ْالاَوْلِيَاءِ الله ِالْمُحَقِّقِيْنَ وَحَسُنَ اُوْلَـئِكَ رَفِيْقًا وَ اْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ ْالعَالَـمِيْنَ
Ya Allah kumpulkanlah kami dalam jama`ah Beliau Saww. Dan pengamal sunah-sunah-Nya, matikanlah kami di atas agama-Nya , mengetahui wajah-Nya Saww. Dan jadikanlah kami dalam jama`ah-Nya dan sahabat-Nya. Ya Allah kumpulkanlah antara kami dan Beliau Saww. sebagai kami telah beriman meskipun kami belum pernah melihat Beliau Saww. Secara lahiriyah. Dan janganlah Engkau memisahkan antara kami dan Beliau Saww. hingga Engkau memasukkan kami dalam tempat masuk Beliau Saw. Dan sampaikanlah kami ke telaga Beliau Saww dan menjadikan kami dari rombongan Beliau Saww. bersama-sama orang yang telah memperoleh ni`mat dari golongan para Nabi dan para Rosul, para Malaikat yang selamanya dekat dengan Allah, Para Sahabat Beliau Saww. yang bersih dari kotoran hawa nafsu, para Syuhada yang sholih, para Ulama yang mengamalkan ilmunya serta para Wali Allah yang haq, karena merekalah rombongan yang masuk surga.

Segala puji bagi Allah Rabb sekalian Alam.

---------------------------------------
Sholawat karangan orang yang hina dina yakni Al-Faqir Muhammad Aby sufyan yang mengharap Rahmat Allah Swt.

Selawat Adad



اَللَّهُمَّ صَلِّّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ عَدَدَ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ مِنْ خَلْقِكَ وَ صَلِّّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا يَنْبَغِيْ لَنَا اَنْ نُصَلِّيَ عَلَيْهِ وَ صَلِّّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ كَمَا اَمَرْتَنَا اَنْ نُصَلِّيَ عَلَيْهِ 
Ya Alloh, limpahkanlah rahmat ta`dzim atas baginda kami Nabi Muhammad Saww. yang menjadi Nabi sebanyak bilangan orang yang bershalawat atas beliau Saww. Dari makhlukMu. dan limpahkanlah Rahmat Ta`dzim atas baginda kami Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana sesuatu yang patut atas kami untuk bershalawat atas beliau Saww. dan limpahkanlah rahmat ta`dzim atas baginda kami Nabi Muhammad Saww. Sebagaimana sesuatu yang telah memerintahkan atas kami untuk bershalawat atas beliau Saww. (Karya Sayyid Ahmad Attijani ra)

Selawat Ghoibiyyah


الصّلاَةُ الغَيْبِيَّةِ فِى ْالحَقِيْقَةِ ْالاَحْمَدِيَّةِ

اَللَّهُمَّ صَلِّّ وَسَلِّمْ عَلَى عَيْنِ ذَاتِكَ اْلعَلِيَّةِ بِاَنْوَاعِ كَمَالَاتِكَ ْالبَهِيَّةِ فِى حَضْرَةِ ذَاتِكَ ْالاَبَدِيَّةِ عَلَى عَبْدِكَ اْلقَائِمِ بِكَ مِنْكَ لَكَ اِلَيْكَ بِاتَّـمِّ الصَّلَوَاتِ الزَّكِـيَّةِ اْلمُصَلِّىَ فِى مِحْرَابِ عَيْنِ هَاءِ ْالهَوِيَّةِ التَّالِى السَّبْعِ اْلمَثَانِى بِصِفَاتِكَ النَّفْسِـيَّةِ الْمُخَاطِبِ بِقَوْلِكَ لَهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبِْ الدَّاعِى بِكَ لَكَ بِإِذْنِكّ لِكَافَّةِ شَؤْنِكَ ْالعِلْمِيَّةِ فَمَنْ اَجَابَ اصْطَفَى وَقَرَبَ ْالمُفِيْضُ عَلَى كَافَّةِ مَنْ اَوْجَدْتَهُ بِقَيُّوْمِيَّةِ سِرِّكَ اْلمَدَدِ السَّارِى فِى كُلِيَّةٍ اَجْزَاءٍ مَوَهِبَةٍ فَضْلِكَ اْلمُـتَجَلَّى عَلَيْهِ فِى مِخْرَابِ قُدْسِكَ وَاُنْسِكَ بِكَمَالَاتِ الوَهِـيَّـتِكَ فِى عَوَالِمِكَ وَبَرِّكَ وَبَحْرِكَ فَصَلِّ اَللَّهُمَّ عَلَيْه صَلاَةً كَامِلَةً تَامَّةً بِكَ وَمِنْكَ وَاِلَيْكَ وَعَلَيْكَ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ سَلاَمًا تَامًّاعَامًّا شَامِلاً لِاَنْوَاعِ كَمَالَاتِ قُدْسِكَ دَائِمِيْنَ مُتَّصِلِيْنَ عَلَى خَلِيْلِكَ وَحَبِيْبِكَ مِنْ خَلْقِكَ عَدَدَمَا فِى عِلْمِكَ ْالقَدِيْمِ وَعَمِيْمِ فَضْلِكَ ْالعَظِيْمِ وَنُبْ عَنَّا بِمَحْضِ فَضْلِكَ ْالكَرِيْمِ فِى الصَّلاَةِ عَلَيْهِ صَلاَتُكَ الَّتِى صَلَيْتَ عَلَيْهِ فِى مِحْرَابِ قُدْسِكَ وَهَوِيَّةِ اُنْسِكَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَاَبَةِ رَسُوْلِكَ وَنَبِيِّكَ وَسَلِّمْ عَلَيْهِمُ تَسْلِيْمًا عَدَدَ اِحَاطَةِ عِلْمِكَ
Ya Alloh, limpahkanlah rahmat ta`dzim dan salam sejahtera atas sumber zat-Mu yang Maha Tinggi dengan jenis-jenis kesempurnaan-Mu yang indah, di hadapan zat-Mu yang abadi, atas hamba-Mu yang tegak dengan-Mu, dari-Mu, karena-Mu, kepada-Mu, dengan kesempurnaan sholawat-shalawat yang tak berdosa, yang membaca shalawat dalam mihrob sumber kecantikan telaga yang ....
---------------------------------
Disalin dari kitab Jawaahirul Ma`aanii wa Buluughul Amaani halaman 216 juz ke 2, Karangan Sayyidi Ali Haroozim bin A`roby ra

Selawat 7 Lapis Langit dan Bumi


أَللَّهُمَّ صَلِّى وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِاْلبَرِيَّـةِ وَنَافِذِ السَّبْعِ ْالأَرَضِيَّـةِ مِنَ ْالعَالَمِْ البَشَرِيَةِ إِلَى ْالمَلاَئِكَتِـيَّـةِ وَمُخْـتَرِقِ السَّبْعِ الطِّبَاقِـيَّةِ مِنَ السَّمَاءِ الرَّقِيْعَةِ إِلَى اللَّـأْبِـيَّةِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ ذَوِى النُّفُوْسِ الزَّكِـيّةِ

Ya Allah Limpahkanlah Rahmat Ta`zhim dan Barokah atas baginda kami Qiblatuna Muhammad Saw. Yang lebih utama dari semua makhluk yangmenembus tujuh lapis bumi yakni dari mulai lapisan ke:

1. Alam Manusia {عَالَمُ ْالبَشَرِيَّـةِ}
2. Alam Jin {عَالَمُ ْالجَانِّـيَّةِ}
3. Alam Kala {عَالَمُ ْالعَقَارِبِـيَّةِ}
4. Alam Ular-ular {عَالَمُ ْالحَـيَّاتِـيَّةِ}
5. Alam Setan-setan {عَالَمُ الشَّـيَاطِيْنَ}
6. Alam Iblis dan pembantu-pembantunya {عَالَمُ ْالإِبْلِيْسِ وَجُنُوْدِهِمْ} sampai lapisan ke
7. Alam Malaikat {عَالَمُ ْالمَلاَئِكَتِـيَّـةِ}

Dan yang menembus tujuh lapis langit yang tertutup dari mulai langit yang pertama yang bernama langit :
1. Roqii`ah {رَقِيْعَة}
2. Faiiduum atau Maa`uun {فَيْدُوْم أَوْ مَاعُوْن}
3. Malakuut atau Haaroyuun {مَلَكُوْت أَوْ هَارَيُوْن}
4. Zaahiroh {الزَّاهِـرَة}
5. Muzayyanah atau Musahharoh {المُـزَيّـنَة أَوْ المُـسَـهَّرَة}
6. Kholishoh {الخَالِصَة} sampai ke langit ke 7 yang bernama
7. La,biyyah atau Daami`ah {اللَّـأْبِـيَّة أَوِ الدَّامِعَة}

Danlimpahkan Rahmat Ta`zhim dan Barokah atas Keluarga-Nya Saw. Beserta Para Sahabat-Nya Saw. Yang memiliki hati yang bersih dari kotoran syahwat hawa nafsu.

تركيب للفقير إلى رحمة الربّ الغفّار : محمّد أبى سفيان بن حسن الدين السندى الجاوى الشافعى
------------------------
Selawat karangan orang yang hina dina yakni Al-Faqir Muhammad Aby Sufyan yang mengharap Rahmat Allah Swt.


7 Tabir Dalam Mimpi Sesudah Melaksanakan Mujahadah


MIMPI & TANDA-TANDA ORANG YANG BERMIMPI DI WAKTU BERAMAL DENGAN 7 ASMA

أخي السالك عندما يبدأ العمل والاشتغال بهذه الأسماء السبعة وفروعها يبدأ حالك بالتغير والتبدل فتتخلص من الأخلاق والصفات الذميمة
Saudaraku penempuh jalan sufi ketika mulai beramal dan sibuk dengan 7 asma ini dan cabangnya maka mulailah keadaanmu dengan perubahan dan pertukaran maka akan terbebas dari akhlak dan sifat tercela (yang hina) 

وتكتسب الأخلاق والصفات الحميدة وتبدأ روحك بالصفاء والنقاء والارتقاء إلى الله وخلال الاشتغال بهذه الأسماء السبعة تعرض عليك بعض الرؤى والعلامات فمنها ما هو حسن ومنها ما هو قبيح لأنك تكون في مرحلة التلوين متوجهاً نحو مرحلة التمكين .
Dan keuntungan akhlaq dan sifat-sifat yang terpuji dan memulai ruhmu dengan ketulusan dan kebersihan dan kemajuan (sampai) kepada Allah dan kesibukkan tabiat-tabiat dengan 7 asma ini terbuka atasmu sebagian mimpi dan tanda-tanda maka dari (itu mimpi dan tanda-tanda) merupakan sesuatu yang ia anggap baik, dan termasuk apa yang jelek, karena sesungguhnya kamu ada dalam jarak perjalanan pewarnaan yang menuju ke tahap pemberdayaan.

لذلك أردت أن أبين لك هذه الرؤى و العلامات والرؤى وأبين لك معناها حتى تكون على بينة ونور من أمرك وإليك هذه العلامات وهي:
Jadi saya ingin menunjukkan kepadamu mimpi ini dan tanda-tandanya, (dari arti mimpi), dan menunjukkan kepadamu maknanya sehingga adanya bukti dan cahaya dari urusanmu dan kepadamu (saya tunjukkan) tanda-tandanya sebagai berikut ini :


علامات النفس الأمارة
CIRI JIWA JASMANIAH

يرى صاحب هذه النفس في منامه غالباً صفات الكفر والعناد مثل : الخنزير: وهو صفة الحرام- الكلب : وهو صفة الغضب – الفيل : وهو صفة العجب – العقرب : وهي صفة العذاب – الحية: وهي صفة لسان النفاق - الفارة : أفعال عن الخلق مستورة وللحق معلومة – البراغيث و القمل : ارتكاب للمكروهات – الحمار: فعل ما لا ينفع – المز ابل : الميل إلى الدنيا – الخمر و الحشيش والمخدرات : فعل الحرام- الخبائث : التفكر بالحرام– الماء الراكد الكدر و الماء الجاري الكدر و النجاسات : التعلق بالفعل الفاسد
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : menurut kebiasaan memiliki sifat-sifat kufur dan menentang (keras kepala, durhaka) seperti : babi: yang merupakan sifat (masih senang) haram - anjing : yang merupakan sifat pemarah - gajah: yang merupakan sifat ujub (mengagumi diri) - kalajengking: yang merupakan sifat siksaan - ular: yang merupakan sifat lisan Sang Munafik - Tikus: yang merupakan pekerjaan-pekerjaan dari mahluk yang ditutupi dari kebenaran yang diketahui (dikenal. Yang sudah pasti) – kutu-kutu dan serangga: yang merupakan pelaku dosa yang di benci - Keledai: yang merupakan satu pekerjaan yang tidak bermanfaat – tong sampah-tong sampah: yang merupakan kecenderungan kepada dunia - alkohol dan ganja dan obat-obatan : yang merupakan satu pekerjaan yang haram – perbuatan tercela: yang merupakan berfikir yang haram - air yang diam (berhenti) yang keruh dan air yang mengalir keruh dan najis-najis: berhubungan dengan pekerjaan yang busuk (rusak, batal, tidak sah).


علامات النفس اللوامة
TANDA JIWA PENUH CELA

يرى صاحب هذه النفس في منامه: الغنم وهي الحلال ، و يرى البقر وهي دلالة على نفع الناس ، ويرى الجمل وهو دلالة تحمل الأذى من الناس ،
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : domba itu merupakan sifat halal, dan melihat sapi merupakan petunjuk atas manfaat yang signifikan bagi manusia dan melihat unta merupakan petunjuk menahan kesabaran dari gangguan manusia,

و يرى السمك وهو كسب الحلال ، و يرى الإوز والحمام والدجاج وأشكالها من الطيور وكلها تدل على الحلال ، و يرى نحل العسل وهو يدل على الأخلاق الحميدة ، و يرى الأطعمة المطبوخة إشارة لطبيعة نفسه ، و يرى الثمار وهي دلالة إصلاح وإخلاص نفسه من الكلام والكدورات ، و يرى الدكاكين والبيوت والعمارات وهي دلالة سكن النفس
dan melihat ikan merupakan petunjuk atas usaha yang halal dan melihat angsa, merpati, ayam dan persamaan-persamaannya dari burung- burung, dan semuanya menunjukkan atas ke halalan, dan melihat lebah madu yang menunjukkan akhlak yang terpuji, dan melihat makanan yang dimasak menunjukkan pembawaan nafsunya, dan melihat buah yang merupakan petunjuk perbaikan dan ikhlas nafsunya dari perkataan dan gangguan-gangguan, dan melihat toko-toko dan rumah-rumah dan bangunan-bangunan, yang merupakan tempat timggal nafsu.



علامات النفس الملهمة
TANDA JIWA YANG MENGILHAMI

يرى صاحب هذه النفس في منامه: النساء وهي دلالة على نقصان عقله ، ويرى الكفرة وهي دلالة على نقصان الدين ، ويرى الملحدين والضالين وهي دلالة على نقصان المذهب ، ويرى مقصوص اللحية أو حالقها وهي دلالة على نقص في تطبيق الشرع ،
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : wanita yang merupakan petunjuk atas kekurangan aqalnya, dan melihat wanita kafir yang merupakan petunjuk atas kurangnya agama, dan melihat orang-orang kafir dan orang-orang sesat menunjukkan atas kekurangan bermadzhab, dan melihat dipotong jenggot atau yang memotong jenggot merupakan petunjuk atas kurangnya penerapan Syariah,

ويرى الأعرج وهو دلالة على أنه يدعو إلى الخير والحق ولا يمتثل إليه ، والأعمى كتمان الشهادة ، ويرى الأطرش الأصم وهو دلالة على انه لا يسمع للشريعة ولا إلى الوعظ ، ويرى الأخرس وهو دلالة على عدم التكلم بالحق، ويرى العبد الأسود ومعناه لا يتكلم في عيوب الآخرين في وجوههم ، ويرى الأجرد وهو دلالة على ترك السنة ،
Dan melihat orang pincang yang merupakan petunjuk bahwa dia mengundang untuk kebaikan dan kebenaran dan tidak sesuai dengan itu, dan orang buta rahasia penyaksian, dan melihat yang tuli yakni orang tuli yang merupakan petunjuk bahwa dia tidak mendengarkan hukum syari`ah , juga tidak mendengar nasihat, dan melihat orang bisu, yang merupakan petunjuk atas tidak adanya pembicaraan dengan haq, dan melihat seseorang hitam, yang berarti tidak berbicara tentang cacat orang lain di wajah mereka, dan melihat orang botak merupakan petunjuk atas hal meninggalkan sunnah,

ويرى السكران وهو دلالة على عشق الخلق ، ويرى القماري والمصارع والحكوي وهي دلالة على ترك العبادة والوقوع بالحرام ، ويرى السارق وهو دلالة على الرياء ، ويرى الدلال وهو دلالة على النظر إلى الحرام والكذب ، ويرى القصاب وهو دلالة على قسوة القلب ، ويرى الأحول وهو دلالة على الضلال عن الحق
Dan melihat orang mabuk adalah petunjuk atas rindunya mahluk, dan melihat perjudian dan pegulat dan pengadilan merupakan petunjuk atas hal meninggalkan ibadah dan jatuh ke dalam hal-hal yang haram, dan melihat pencuri yang merupakan petunjuk atas keriyaan, melihat makelar yang merupakan petunjuk atas penglihatan hal haram dan kebohongan, dan melihat tukang daging merupakan petunjuk atas kerasnya hati, dan melihat orang yang juling matanya merupakan petunjuk atas penyimpangan dari kebenaran.


علامات النفس المطمئنة
TANDA JIWA YANG TENANG

يرى صاحب هذه النفس في منامه : القرآن الكريم وهذه صفة صفاء القلب ، ويرى الأنبياء والمرسلين وهذه صفة قوة الإيمان والإسلام ، ويرى السلاطين وهذه صفة الانصراف إلى رضا الله ،
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : Al-Qur'an yang mulia dan ini merupakan sifat obat hati, dan melihat para nabi dan rasul dan ini merupakan tanda dari kekuatan iman dan Islam dan melihat para raja dan ini merupakan sifat pemberangkatan kepada ridho Allah.

ويرى المفتون والعلماء وهذه صفة الاستقامة وأفكاره مع عبادة الله تعالى ، ويرى الخيرات والمشايخ وهذه صفة إرشاد نفسه ، ويرى القضاة وهذه صفة الإطاعة لأمر الله تعالى ، ويرى الكعبة الشريفة والمدينة المنورة والقدس المبارك وهذه صفة طهارة القلب من الغش والوسواس ، ويرى الجوامع والمساجد والعلم وهذه صفة عمارة القلب ، ويرى السنجق والسهم والقوس والمنجنيق وهذه صفة الانتصار على الوساوس الشيطانية .
dan melihat Ahli hukum dan U`lama, ini merupakan sifat istiqomah dengan pikiran-pikirannya dalam menyembah Allah Ta`alaa. dan melihat hal-hal yang baik dan melihat guru ( syekh ) ini merupakan sifat pembingbing nafsunya, dan melihat hakim ini merupakan sifat untuk menaati perintah Allah, dan melihat Ka'bah yang mulia dan Madinah munawwaroh, dan Baitul maqdis yang berkah ini merupakan siafat bersihnya hati dari tipudaya dan waswas, dan melihat pekumpulan ilmu dan masjid-masjid dan ilmu pengetahuan ini merupakan sifat bangunan jantung, dan melihat bendera, panah dan busur dan ketepel ini merupakan sifat kemenangan atas bisikan setan.


علامات النفس الراضية
TANDA JIWA YANG RIDHO

يرى صاحب هذه النفس في منامه: الملائكة والحور العين وهي دلالة على كمال العقل ، ويرى الولدان والجنة والبراق والحلل وهذه دلالة على التقرب إلى الله تعالى وزيادة في كمال العقل والدين
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : malaikat dan bidadari yang merupakan petunjuk atas sempurnanya aqal ( pikiran ), dan melihat anak-anak dan surga dan buroq dan pakaian, ini semua adalah tanda atas mendekatnya diri kepada Allah dan bertambahnya dalam kesempurnaan aqal dan agama.


علامات النفس المرضية
TANDA JIWA YANG DIRIDHOI

يرى صاحب هذه النفس في منامه: السماوات وهي دلالة على تعلق نظره بالله تعالى ،
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : 7 lapis langit yaitu petunjuk atas hubungan penglihatannya kepada Allah Ta`alaa.

ويرى النجم وهو دلالة على نور نفسه ، ويرى النار وهي دلالة على الفناء في المحبة ، ويرى الرعد وهو دلالة على التنبيه من الغفلة، ويرى الشمس وهي دلالة على أنوار الروح ، ويرى القمر وهو دلالة على نور القلب المريد الكامل .
dan melihat bintang yang merupakan petunjuk atas cahaya nafsunya, dan melihat api merupakan petunjuk atas fananya dalam kecintaan, dan melihat guntur adalah tanda peringatan dari kelalaian, dan melihat matahari merupakan petunjuk atas cahaya-cahaya ruh, dan melihat bulan yang merupakan petunjuk atas cahaya hati sang murid yang sempurna.


علامات النفس الكاملة
TANDA JIWA SEMPURNA

يرى صاحب هذه النفس في منامه: المطر والثلج والبرد والنهر والعين والبئر والبحر
Pemilik Nafsu ini akan bermimpi di dalam tidurnya : Hujan , salju, hujan Es, sungai, mata air, dan laut

وهذه هي مصادر الماء الطاهر المطهر وهي دلالة على تزكية النفس وتطهيرها والوصول إلى السلوك الكامل
Ini adalah sumber-sumber air yang suci menyucikan dan petunjuk atas kesucian nafsu dan kebersihannnya  dan wushul (kedatangan/sampai) kepada suluk (perangai) yang sempurna.